Aku tak mampu meniti ulang jalan itu..

Agustus 24, 2008 pukul 9:02 pm | Ditulis dalam Pengalaman hidup | 7 Komentar

Di sana, di dunia mimpi itu
Aku melihat awan yang tiada batas,
awan kebebasan,
awan keindahan..

Ingin rasanya Aku menggapai awan itu
bermain indah dengannya,
lembut dan bersahaja
segala terasa sempurna ketika Aku berada di sana

Dan ketika Aku menoleh ke belakang
jelas..jelas sekali jejak kakiku
jejak yang tak mampu Aku hapus
apalagi sekadar kembali untuk memulai perjalanan itu

Aku tersadar kemudian,
inilah jejak yang dahulu hendak Aku banggakan
inilah jejak yang menghantarkanku ke tempat Aku berada
ke tempat Aku merajut kenyataan indah saat ini

Terasa berat kakiku kala itu
sejuta tangan menahan Aku
mereka berkata,
tak usah berlari, hapus semua mimpi,
karena semua telah terjadi.

terinspirasi oleh puisi dari Ade Gustika dan peristiwa 21-23 Agustus 2008
..gemuruh jiwa yang sangat gamblang

7 Komentar »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

  1. baguuuuusss… ^^

    zlur, bikin orang penasaran tuh ga boleh.. ada apa di 21-23 agustus? mpkmb kan? cerita donk..

  2. @ azka:

    makasih.. =)

    tanggal 21-23 ada MPF sama MPD azk.. tapi saya gak ada di dalamnya T.T

    u kemane aje gak pernah keliatan di kampus?

  3. haiz, ini aja lagi ngenet di cyber singkong..

    sekarang udah ga jadi kura-kura lagi.. (kuliah rapat – kuliah rapat)

    tapi kupu-kupu.. (kuliah pulang – kuliah pulang)

    haiyahh. ntar aja deh mulai ngekos lagi abis lebaran..

  4. wei. akhirnya bisa juga ya.hahahahaha. bilang aja makin kepengen

  5. hmm,, jadi inget

    ” ,,tiba-tiba langkahku terhenti,
    berjuta tangan tlah menahanku
    ingin ku maki mereka berkata
    tak perlu kau berlari
    mengejar mimpi yang tak pasti
    hari ini juga mimpi
    maka biarkan dia datang
    di hatimu. .”

    -camelia: ebit g ade-

  6. wihihi….puitis juga maneh…
    apaan tuh????

    ahahaha….bersegeralah engkau segera..

    ” tak usah kau ragu
    birlah rasa terdalam itu kini kusimpan
    tak ada yang tahu
    kecuali Dia yang Maha Tahu
    biarlah semuanya bungkam
    seakan hanya sunyi yang ada
    hingga saatnya nanti rasa dan asa itu berlabuh
    entah kapan…aku tak tahu”

  7. untung nggak kunang-kunang, Az
    kuliah-nangkring, kuliah-nangkring,,,

    ku berada, ku merajut itu salah. Mestinya kuberada, kumerajut. Disatukan penulisannya. Karena ku itu kan klitik. Singkatan dari aku. Jadi penulisannya disatukan.

    Hmm,,ada juga ya mahasiswa ekonomi profesi sastrawan,,,

    terima kasih atas kritikannya yaa.. maklumlah, biasanya berkutat dengan kurva-kurva ga jelas dan teori-teori makroekonomi, hehe..


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.